.vV
MULTIPLE INTELLIGENCES
Bagi sebagian besar orang tua memiliki anak yang mendapatkan nilai ulangan matematika dan ilmu pengetahuan alam bagus tentunya akan sangat merasa bangga, hampir semua sahabat dan kerabat akan menilai bahwa anak tersebut adalah anak yang pintar atau cerdas. Hal tersebut tidaklah salah karena saat ini dasar penilaian kecerdasan dinilai dari kemampuan psikokognitif yang berisikan deretan angka nilai ujian mata pelajaran matematika dan ilmu sains lainnya. Maka tak heran apabila banyak orang tua siswa SMA yang berbondong- bondong untuk masuk ke jurusan IPA dan menganggap jurusan IPS adalah jurusan yang dipandang sebelah mata.
Perlu kita pahami bahwa dalam menakar kecerdasan seorang siswa tidak hanya berdasarkan kemampuan psikokognitif saja melainkan juga kemampuan psikomotorik yang menyangkut kemampuan atau kecakapan hidup (life skill) sebagai modal dasar ketika siswa tersebut terjun dan berkiprah di masyarakat umum. Kemampuan psikomotorik berkaitan dengan gerak fisik yang mempengaruhi sikap mental. Aspek ini menunjukkan kemampuan atau keterampilan anak setelah menerima pengetahuan (Chatib,2013:69)
Howard Gardner, seorang psikolog di Harvard University Amerika mengemukakan gagasan Multiple Intelligences (kecerdasan jamak) dimana seseorang dikatakan memiliki kecerdasan tidak saja dilihat dari kemampuan kognitif danam bentuk angka-angka tetapi dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu :
Kecerdasan Spasial-visual (menggambar)
Kecerdasan kinestetik
Kecerdasan logis matematik
Kecerdasan interpersonal
Kecerdasan intrapersonal
Kecerdasan verbal - linguistik
Kecerdasan naturalis, dan
Kecerdasan musikal
Apabila dilihat dari teori Howard, seorang siswa yang mahir bermain musik, maka dia dapat dikatakan memiliki kecerdasan musikal, apabila memiliti telenta yang bagus dibidang seni drama, maka dia memiliki kecerdasan kinetetik, sehingga dapat kita simpulkan bahwa dari sekian banyak siswa ternyata semuanya cerdas dan tidak ada yang bodoh.
Setelah kita memahami berbagai Teori Multiple Intelligences yang dikemukakan oleh Howard adalah menjadi tanggung jawab kita untuk menggali dan mengembangkan kecerdasan yang dimiliki oleh siswa. Berbagai macam kegiatan dapat dilaksanakan dalam rangka menggali potensi siswa seperti kegiatan ekstrakulikuler bidang kesenian, bidang olah raga, keorganisasian, pramuka.
sumber :
Howard Gardner’s, Frames of mind (1983)
matematikasmun1dk.blogspot.co.id